Tahun Baru Imlek di Candi Borobudur dan Prambanan

Liburan Tahun Baru Imlek di Candi Borobudur

Liburan Tahun Baru Imlek menjadi kesempatan yang sangat dinantikan oleh para wisatawan untuk berkunjung ke berbagai destinasi menarik. Salah satu lokasi yang patut dikunjungi adalah Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Candi Buddha terbesar di Asia Tenggara ini akan menyediakan paket khusus untuk menikmati matahari terbit dan terbenam di puncak candi dengan harga Rp 350.000 pada periode 14 hingga 17 Februari 2026.

Direktur Komersial InJourney Destination Management, Gistang Panutur, menjelaskan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Candi Borobudur menghadirkan kombinasi yang harmonis antara kemegahan warisan sejarah dan kekayaan tradisi Tionghoa melalui aktivasi #ImlekdiCandi.

"Semangat Tahun Kuda Api diwujudkan dengan menyediakan agenda istimewa di Taman Wisata Candi Borobudur dan Taman Wisata Candi Prambanan," ujarnya.

Pilihan Editor: Solusi agar Cagar Budaya Ramah Difabel

Menurutnya, perayaan Imlek di candi tahun ini dirancang sebagai destinasi liburan yang inklusif dan menyenangkan bagi semua kalangan. Agenda yang disiapkan bukan hanya sekadar merayakan pergantian tahun, tetapi juga menjadi momentum akulturasi budaya. "Nilai harmonisasi hidup melalui tradisi yang kita jaga. Kami ingin memastikan bahwa setiap pengunjung, baik keluarga maupun individu, dapat merasakan energi positif 'Tahun Kuda' ini melalui pengalaman yang seru, mendalam, dan tak terlupakan," tambah Gistang.

Pertunjukan barongsai dan liong akan digelar di Candi Borobudur dan Candi Prambanan pada 17 Februari 2026. Barongsai yang tampil di Prambanan berasal dari Paguyuban Barongsai Naga Winongo. Sementara itu, barongsai yang tampil di Candi Borobudur datang dari Paguyuban Panbers Jogja.

Pilihan Editor: Salah Kaprah Mewujudkan Candi Borobudur yang Inklusif

Pertunjukan ini akan diiringi oleh tabuhan drum dan simbal yang bergemuruh, sebuah dentum tradisi yang dipercaya ampuh untuk mengusir nasib buruk dan menandai awal babak baru yang bersih dan penuh semangat.

Atraksi khas Imlek ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur wisatawan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dan pengenalan salah satu tradisi yang ada di masyarakat Indonesia.

Selain pertunjukan barongsai dan liong, Candi Borobudur dan Prambanan akan menyajikan Wishing Wall Installation. Pengunjung bisa menorehkan doa dan harapan di kartu harapan. "Kartu-kartu ini menjadi simbolisasi visual dari aspirasi akan cinta, kesehatan, kebahagiaan, dan keberuntungan yang ingin dicapai di tahun yang baru, selaras dengan filosofi candi sebagai tempat peribadatan dan perenungan," ujar Gistang.

Pilihan Editor: Makna Thudong Para Biku Buddha

Post a Comment for "Tahun Baru Imlek di Candi Borobudur dan Prambanan"